
Payakumbuh, Sumatera Barat – Dalam semangat menghadirkan manfaat qurban yang lebih luas dan berkelanjutan, PT Unikayo Makmur Abadi berkolaborasi dengan Wakaf Al Azhar dalam pelaksanaan Program Qurban Rendang. Melalui kolaborasi ini, Wakaf Al Azhar mempercayakan Unikayo sebagai mitra pelaksana untuk mengolah hewan qurban menjadi rendang siap saji yang dapat didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi salah satu inovasi dalam pengelolaan daging qurban agar memiliki masa simpan yang lebih panjang, mudah didistribusikan ke berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil maupun daerah terdampak bencana.
Amanah Pengkurban, Tanggung Jawab yang Dijaga
Dalam program ini, para pekurban memberikan amanah kepada Wakaf Al Azhar untuk melaksanakan ibadah qurban mereka. Selanjutnya, Wakaf Al Azhar menggandeng Unikayo sebagai mitra produksi yang bertanggung jawab menjalankan seluruh proses secara profesional dan sesuai syariat. Mulai dari pemilihan sapi, proses penyembelihan, pengolahan menjadi rendang khas Minangkabau, hingga pengemasan produk dilakukan secara terintegrasi oleh tim Unikayo dengan mengutamakan kualitas, keamanan pangan, dan ketepatan distribusi. Setiap tahapan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar amanah para pekurban dapat tersampaikan dengan baik kepada para penerima manfaat.
Dari Peternak Hingga Siap Didistribusikan
Sebagai mitra pelaksana, Unikayo menangani seluruh rantai proses produksi, meliputi:
- Pengadaan sapi dari peternak lokal yang memenuhi standar kualitas.
- Proses penyembelihan sesuai syariat Islam.
- Pengolahan daging menjadi rendang menggunakan resep autentik Minangkabau.
- Proses produksi yang mengutamakan higienitas dan keamanan pangan.
- Pengemasan rendang agar memiliki daya simpan lebih lama.
- Persiapan distribusi ke berbagai wilayah sesuai program Wakaf Al Azhar.
Dengan sistem produksi yang terintegrasi, setiap tahap dapat dilakukan secara lebih efektif tanpa mengurangi kualitas maupun nilai ibadah qurban itu sendiri.
Mengapa Qurban Diolah Menjadi Rendang?
Rendang dikenal sebagai salah satu makanan tradisional Indonesia yang memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan olahan daging segar. Melalui proses memasak yang tepat dan pengemasan yang baik, rendang dapat didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan tanpa harus bergantung pada keterbatasan waktu konsumsi daging segar. Konsep ini memberikan berbagai manfaat, antara lain:
- Distribusi lebih luas hingga ke daerah pelosok.
- Mengurangi potensi pemborosan daging qurban.
- Memudahkan proses penyaluran kepada penerima manfaat.
- Memberikan produk siap konsumsi dengan cita rasa khas Indonesia.
Kolaborasi untuk Memberikan Manfaat yang Lebih Luas
Kolaborasi antara Wakaf Al Azhar dan Unikayo merupakan bentuk sinergi antara lembaga sosial dan pelaku industri pangan dalam menghadirkan solusi distribusi qurban yang lebih efektif. Melalui keahlian Unikayo dalam mengolah rendang siap saji serta pengalaman Wakaf Al Azhar dalam menjalankan program sosial, diharapkan manfaat qurban dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat di berbagai daerah.
Komitmen Unikayo dalam Mendukung Program Sosial
Bagi Unikayo, setiap produk yang dihasilkan bukan hanya tentang menghadirkan cita rasa rendang autentik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Kepercayaan yang diberikan oleh Wakaf Al Azhar menjadi motivasi bagi Unikayo untuk terus menjaga kualitas, profesionalisme, dan integritas dalam setiap proses produksi. Melalui kolaborasi ini, Unikayo berharap dapat terus berkontribusi dalam menghadirkan inovasi pangan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi Indonesia.
Tentang Unikayo
PT Unikayo Makmur Abadi merupakan produsen rendang dan bumbu rendang instan asal Payakumbuh, Sumatera Barat. Dengan mengusung cita rasa autentik Minangkabau, Unikayo menghadirkan produk rendang siap saji dan bumbu rendang praktis yang telah dipercaya oleh pelanggan di dalam maupun luar negeri.
